Peraturan Akademik

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. SEJARAH SINGKAT

Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya merupakan unit kerja yang ada di Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Tasikmalaya yang didirikan atas izin Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial nomor 1652/MENKESKESOS/XI/2000 tanggal 12 Nopember 2000 dan memiliki izin operasional sejak 16 April 2001 dengan nomor izin 298/MENKES-KESOS/SK/IV/2001.

Sebagai salah salah satu institusi pendidikan kebidanan dibawah naungan Kementerian Kesehatan, Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya telah melaksanakan program pendidikan kebidanan yang selaras dengan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk turut serta dalam menghasilkan lulusan D III Kebidanan yang berkualitas yang mampu memberikan kontribusi dalam upaya akselerasi penurunan angka kematian ibu dan kematian bayi.

Sejak mendapatkan izin operasional Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya telah melaksanakan program pendidikan dengan menggunakan kurikulum institusi. Hal ini ditempuh dengan tujuan untuk menghasilkan lulusan berkualitas.

Kurikulum yang digunakan Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya terdiri dari kurikulum inti dan kurikulum institusional. Kurikulum inti yaitu kurikulum yang ditetapkan oleh Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan, Nomor: HK.02.05/I/III/2/08794/2011 dan kurikulum institusional penambahan mata kuliah yang disusun berdasarkan hasil peninjauan kurikulum dan ditetapkan dengan surat keputusan Direktur Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.

 

 

  1. VISI, MISI DAN TUJUAN PROGRAM STUDI D III KEBIDANAN TASIKMALAYA
  1. Visi

Menjadi Program Studi yang memiliki keunggulan dalam menyelenggarakan pendidikan D III Kebidanan sesuai kebutuhan pengguna pada tahun 2018.

  1. Misi

     

     

    1. Menyelenggarakan pendidikan kebidanan yang berkualitas sesuai standar dan berorientasi pada pengembangan soft skills dan komunitas
    2. Meningkatkan dan mengembangkan  kualitas sumber daya yang menunjang pendidikan dan pengajaran
    3. Melaksanakan dan mengembangkan penelitian dosen dan mahasiswa dibidang kebidanan serta memanfaatkan hasil penelitian untuk pengembangan keilmuan dan terpublikasi secara nasional
    4. Melaksanakan pengabdian masyarakat sebagai wujud kepedulian dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat
    5. Menjalin kerjasama dengan pihak-pihak terkait kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan pengguna untuk penyerapan lulusan

 

  1. Tujuan
  1. Menghasilkan lulusan yang kompeten dan dapat diterima di masyarakat
  2. Menghasilkan lulusan yang terampil dalam memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif kepada Ibu dan Anak, keluarga dan Masyarakat dengan mempertimbangkan kultur dan budaya setempat
  3. Menghasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan memberdayakan masyarakat  dalam kegiatan pendampingan desa siaga secara mandiri.
  4. Menjadi program studi yang mampu mengembangkan kerjasama dengan pihak luar untuk melaksanakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menunjang pendayagunaan lulusan

 

  1. STRATEGI, KEBIJAKAN, NILAI DAN BUDAYA KERJA
  1. Strategi

Sebagai upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan sesuai dengan visi dan misi seperti duraikan di atas maka strategi yang digunakan oleh Program Studi dalam menyelenggarakan pendidikan adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kualitas

 

  1. Kebijakan

                        Kebijakan penyelenggaraan pendidikan di Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya adalah sebagai berikut:

  1. Tri dharma perguruan tinggi dilaksanakan secara terencana, terarah, memiliki dasar hukum dan relevan dengan pengembangan sumber daya manusia di dalam pembangunan kesehatan.
  2. Sarana dan prasarana pendidikan disediakan sesuai dengan kebutuhan pendidikan; didayagunakan secara efisien dan efektif serta terpelihara dengan baik.
  3. Sumberdaya manusia pendidikan disediakan sesuai dengan kebutuhan, kompeten dalam bidang tugas masing-masing, didayagunakan secara optimal dan diberikan peluang untuk berkembang sesuai dengan kepentingan pendidikan.
  4. Dana untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan disediakan sesuai dengan kebutuhan pendidikan, digunakan secara efisien dan efektif dan akuntabel.
  5.  Proses pembelajaran berorientasi kepada kebutuhan peserta didik dengan menggunakan metode dan media yang tepat sehingga kemampuan yang didapat relevan dengan bidang pekerjaan yang akan diampu setelah lulus.
  6. Manajemen dilakukan secara terpadu untuk menjaga mutu pendidikan, dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak yang tekait dengan pendidikan serta masyarakat termasuk orang tua mahasiswa.

 

  1. Budaya kerja

Budaya kerja di lingkungan Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya adalah sebagai berikut:

  1. Profesional dalam melaksanakan tugas yang dapat dipertanggung jawabkan.
  2. Kepemimpinan yang demokratis dalam menjalankan peran sesuai dengan kewenangan dan kewajiban.
  3. Integritas yang kuat dalam mewujudkan visi, misi dan tujuan Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya untuk kepentingan bangsa dan Negara.
  4. Konsisten dalam berpikir, bersikap dan beraktivitas untuk kepentingan institusi dan pendidikan.
  5. Tanggung jawab dalam melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan berlaku serta nilai, norma dan budaya bangsa.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

SISTEM PENDIDIKAN DAN PERATURAN AKADEMIK

 

  1. DASAR HUKUM

Penyelenggaraan pendidikan dilakukan berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku sebagai berikut:

  1. Peraturan Pemerintah RI No. 60 Tahun 1999 Tentang Perguruan Tinggi.
  2. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 234/U/2000 Tentang Penyusunan Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar sebagai pengganti Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional N. 056/U/1994 Tentang Kurikulum Nasional.
  3. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 056/U/2002 Tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi.
  4. Undang-Undang RI No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  5. Undang-Undang RI No. 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen.
  6. Undang-Undang RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
  7. Peraturan Pemerintah RI No. 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan  Penyelenggaraan Pendidikan.
  8. Keputusan kepala Badan PPSDM Kesehatan Nomor: HK.02.05/I/III/2/08794/2011  twntang Kurikulum Inti  Pendidikan Diploma III Kebidanan
  9. Undang-Undang RI nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
  10. Keputusan Direktur Poltekkes kemenkes Tasikmalaya No: HK.03.05//I/1067.3/2013 tentang Pedoman Organisasi tat Laksana Politeknik Kesehatan Tasikmalaya tanggal 13 Januari 2013.
  11. Pusdiklatnakes BPPSDM Kesehatan tahun 2013 tentang Standar Dosen Pendidikan Tinggi Vokasi Tenaga Kesehatan
  12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 49 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

 

  1. PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN

     

     

    1. Registrasi

Setiap awal semester mahasiswa yang akan aktif mengikuti kegiatan akademik dan kegiatan lainnya dalam 1 (satu) semester wajib  mendaftarkan diri/ registrasi. Registrasi dilaksanakan dengan ketentuan:

  1. Mahasiswa baru telah menyelesaikan pembayaran SPP dan biaya operasional pendidikan lainnya sesuai ketentuan
  2. Mahasiswa Aktif membayar SPP 1 (satu) semester yang akan berlangsung
  3. Mahasiswa aktif kembali
  1. Menyelesaikan administrasi aktif kembali mengikuti kegiatan (SK Direktur Poltekkes Tasikmalaya)
  2. Membayar SPP 1 (satu) semester yang akan berlangsung

 

  1. Pengenalan Program Studi

Pengenalan Program Studi (PPS) merupakan kegiatan pendahuluan yang dilaksanakan di awal tahun akademik ketika mahasiswa terdaftar di Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya. Kegiatan PPS dimaksudkan untuk mengenalkan seluruh kegiatan akademik dan penunjang akademik selama mahasiswa akan mengikuti pendidikan di Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya.

 

  1. Kartu Rencana Studi

Kartu rencana studi (KRS) adalah lembaran berisikan rencana mata kuliah yang akan diikuti oleh mahasiswa dalam satu semester. Jumlah mata kuliah yang akan diikuti dalam satu semester merupakan satu paket yang telah ditetapkan oleh Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya. Setiap mahasiswa diharuskan mengikuti seluruh mata kuliah yang telah ditetapkan di dalam kurikulum.

    

Prosedur pengisian KRS terdiri dari:

  1. Mahasiswa mengisi KRS di Sistem Informasi Akademik sesuai dengan matakuliah yang akan diikuti.
  2. Mahasiswa membawa KRS yang telah diisi ke Pembimbing Akademik untuk dikonsultasikan dan ditamdatangani.
  3. Mahasiswa menyerahkan salinan KRS untuk Bagian Akademik, Pembimbing Akademik dan arsip mahasiswa yang bersangkutan.

 

  1. Pembuatan Kartu Mahasiswa

Kartu mahasiswa dibuat pada saat mahasiswa terdaftar pada Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya. Bagi mahasiswa lama yang kehilangan kartu mahasiswanya dapat mengajukan pembuatan kembali, sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Prosedur pembuatan KTM adalah:

  1. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif
  2. Menyerahkan biodata
  3. Menyerahkan pas foto terbaru 3 x 4 dengan latar biru sebanyak 1 lembar

 

  1. Tahun Akademik

Tahun akademik penyelenggaraan pendidikan di Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya dimulai pada bulan September dan berakhir pada bulan Agustus tahun berikutnya. Penyelenggaraan pendidikan dalam setiap tahun akademik dibagi dalam 2 semester. Semester Gasal/ganjil dimulai bulan September sampai dengan Februari tahun berikutnya dan Semester Genap dimulai bulan Maret sampai bulan Agustus.

 

  1. Kalender Akademik

Kalender akademik di Program studi D III Kebidanan memuat kegiatan yang berlangsung selama 1 (satu) tahun. Kegiatan pendidikan  dalam setiap semester  terdiri dari 14-16 minggu efektif diluar kegiatan evaluasi dan iringannya.  Kalender akademik memuat komponen:

  1. Regitrasi dan pengisian kartu rencana studi
  2. Rentang perkuliahan efektif yang terdiri dari kegiatan pembelajaran teori, kegiatan praktik klinik dan praktik di komunitas
  3. Rentang waktu pelaksanaan  ujian tengah semester dan ujian akhir semester yang meliputi teori dan praktik
  4. Kegiatan yudisium yang dialnjutkan dengan kegiatan wisuda dan angkat sumpah
  5. Kegiatan-kegiatan lain yang menunjang program akademik

 

  1. Kurikulum

Kurikulum yang digunakan oleh Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya mengacu pada kurikulum inti yang dikeluarkan oleh Pusdiklatnakes Nomor: HK.02.05/I/III/2/08794/2011 dengan beban 96 SKS dan kurikulum institusional dengan beban 15 SKS. Beban belajar mahasiswa setara dengan 11 SKS sampai dengan 23 SKS tiap semester yang ditetapkan oleh surat Keputusan Direktur. Kurikulum institusi yang digunakan di Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya terdiri dari:

  1. Kurikulum inti

No.

Kode

MK

MPK

T

P

K

1.

Bd.101

Pendidikan Agama

2

1

2.

Bd.102

Pendidikan Kewarganegaraan

2

1

3.

Bd.103

Bahasa Indonesia

2

1

 

 

 

 

 

 

No.

Kode

MK    

MKK

T

P

K

1.

Bd.201

Biologi  Dasar dan Biologi perkembangan

2

2

2

Bd.202

Komunikasi dalam praktik Kebidanan

1

2

3

Bd.203

Keterampilan Dasar Kebidanan I

1

2

4

Bd.204

Keterampilan Dasar Kebidanan II

1

2

5

Bd.205

Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana

2

2

No.

Kode

MK

MKB

T

P

K

1.

Bd.301

Asuhan kebidanan  Kehamilan

3

2

2.

Bd.302

Asuhan kebidanan  Persalinan dan BBL

3

2

3.

Bd.303

Asuhan kebidanan  Nifas dan menyusui

2

1

4.

Bd.304

Asuhan kebidanan  Neonatus, bayi, balita dan anak pra sekolah

3

2

5.

Bd.305

Asuhan kebidanan  kegawat daruratan Maternal neonatal

2

2

6

Bd.306

Asuhan kebidanan Komunitas

2

2

 

7

Bd.307

Praktik Kebidanan I (Hamil, bersalin, nifas, KB, Neonatus, bayi, balita dan anak pra sekolah Normal)

6

8

Bd.308

Praktik Kebidanan II (Asuhan kebidanan komunitas, Kesehatan Reproduksi dan kegawat daruratan Maternal neonatal)

 

 

6

9

Bd.309

Praktik Kebidanan III (Praktik Komprehensif)

8

 

 

 

 

 

 

 

No.

Kode

MK

MPB

T

P

K

1.

Bd.401

Konsep  Kebidanan

2

2

2

Bd.402

Etikolegal dalam Praktik Kebidanan

2

2

 

3

Bd.403

Kesehatan Masyarakat

2

2

4

Bd.404

Riset Terapan

1

2

 

 

 

 

 

 

 

No.

Kode MK

MBB

T

P

K

1.

Bd.501

Ilmu Sosial dan Budaya Dasar

2

1

 

2.

Bd.502

Mutu layanan Kebidanan dan kebijakan kesehatan

2

1

 

3.

Bd.503

Laporan Tugas Akhir

3

 

 

 

 

 

 

  1. Kurikulum institusional

No.

Kode MK

MBB

T

P

K

1.

MBd.01

Obstetri

2

2.

MBd.02

Praktik Kebidanan Dasar

2

3.

MBd.03

Ginekologi

2

4.

MBd.04

Pemberdayaan Profesi dalam Pengembangan Desa Siaga

1

1

3

5.

MBd.05

Etiket Perilaku

1

1

6.

MBd.06

Ilmu Penyakit

1

1

 

  1. Sistem Perkuliahan
  1. Sistem perkuliahan menganut system kredit semester (SKS) dan mewajibkan setiap mahasiswa menempuh semua mata kuliah yang telah ditetapkan program studi dalam setiap semester.
  2. Setiap mahasiswa wajib me ngikuti perkuliahan setiap mata kuliah dalam 1 (satu) semester.
  3. Jenis perkuliahan terdiri dari kegiatan pembelajaran teori, praktik dan kegiatan klinik.

 

  1. Kegiatan Pembelajaran

Pelaksanaan kegiatan Akademik diselenggarakan dalam bentuk pembelajaran teori (T), praktik (P) dan klinik (K) sesuai dengan muatan kurikulum yang digunakan di Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya.

Berdasarkan kurikulum yang digunakan, perhitungan 1 SKS pada bentuk pembelajaran teori, praktik dan klinik mencakup:

  1. Kegiatan belajar teori 60 menit per minggu per semester. Bentuk pembelajaran teori dapat berupa tutorial, pembelajaran classical, seminar, kuliah pakar atau bentuk pembelajaran lain yang sejenis. Kehadiran mahasiswa dalam proses pembelajaran dicatat di daftar kehadiran yang disediakan oleh urusan administrasi akademik. Mahasiswa dinyatakan mengikuti kegiatan pembelajaran apabila mengikuti 80 % tatap muka perkuliahan.
  2. Kegiatan praktek 120 menit per minggu per semester. Bentuk pembelajaran praktik terdiri dari pembelajaran praktek di kelas, laboratorium, praktek belajar lapangan di klinik atau komunitas, observasi/penelitian, pengabdian masyarakat dan atau bentuk pembelajaran lain yang setara. Kehadiran mahasiswa dalam proses pembelajaran dicatat di daftar kehadiran yang disediakan oleh urusan administrasi akademik. Mahasiswa dinyatakan mengikuti kegiatan pembelajaran apabila mengikuti 100 % kehadiran pada pembelajaran praktek.
  3. Kegiatan klinik 240 menit per minggu per semester. Bentuk pembelajaran kinik terdiri dari pembelajaran praktek di klinik (BPM, Puskesmas PONED, RSB dan RSU) dan di komunitas dalam bentuk Praktek Kerja lapangan. Mahasiswa dinyatakan mengikuti kegiatan pembelajaran apabila mengikuti 100 % kehadiran.

 

  1. Pembimbing Akademik

Untuk membantu para mahasiswa dalam  menghadapi masalah pembelajaran Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya menunjuk pembimbing akademik (PA). PA adalah Tenaga Dosen yang ditunjuk dan diberikan tugas membimbing mahasiswa atau kelompok mahasiswa dengan tujuan untuk membantu mahasiswa mengatasi  masalah dan hambatan yang berkaitan dengan kegiatan belajar. Selain itu pembimbing akademik dapat menjadi penghubung orang tua mahasiswa dengan Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya dalam menghadapi masalah mahasiswa.

Kegiatan bimbingan meliputi  konsultasi dan bimbingan yang terkait dengan kegiatan akademik maupun non akademik. PA diangkat melalui Surat Keputusan Direktur Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Kegiatan bimbingan akademik dilaksanakan minimal 4 (empat) kali sesuai ketentuan.

 

  1. Kartu Hasil Studi

Kartu hasil studi (KHS) adalah rekaman hasil studi mahasiswa selama s1 (satu) semester berjalan dalam bentuk nilai dan indeks prestasi yang dicapainya. Setiap mahasiswa akan mendapatkan KHS jika telah menyelesaikan kegiatan pembelajaran dalam 1 (satu) semester. KHS dapat digunakan oleh Pembimbing Akademik untuk memantau perkembangan prestasi mahasiswa yang dibimbingnya.

 

  1. Cuti akademik

Cuti akademik adalah masa mahasiswa tidak mengikuti perkuliahan karena alasan yang kuat dan dibenarkan oleh ketentuan di dalam pendidikan. Mahasiswa mengajukan permohonan cuti akademik yang diketahui oleh orang tua/wali mahasiswa kepada Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya.

Permohonan cuti akademik dari mahasiswa akan diteruskan ke tingkat Direktorat melalui Jurusan Kebidanan. Bila alasan untuk mengajukan cuti akademi kuat dan dapat diterima, Direktur akan menerbitkan surat keputusan cuti akademik.

Mahasiswa dapat mengajukan cuti akademik setelah mengikuti perkuliahan sekurang-kurangnya 1 (satu) semester. Cuti akademik diambil maksimal 4 semester dengan ketentuan tidak dalam tahun akademik berturut-turut. Mahasiswa yang mengambil cuti akademik diwajibkan membayar biaya registrasi setiap semester dalam masa cuti. Syarat adminsitrasi cuti akademik adalah :

  1. Bebas tunggakan keuangan
  2. Bebas pinjaman buku perpustakaan
  3. Bebas pinjaman alat laboratorium
  4. Surat pemohonan cuti yang bersangkutan

 

 

 

  1. Aktif  Kuliah Kembali

Bagi mahasiswa yang telah melaksanakan cuti akademik dapat mengikuti perkuliahan aktif setelah memenuhi persyaratan. Prosedur untuk mengikuti perkuliahan aktif adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan surat permohonan aktif kembali yang ditujukan kepada Ketua Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya disertai salinan SK cuti akademik di semester sebelumnya.
  2. Melengkapi persyaratan administrasi baik administrasi akademik maupun keuangan.
  3. Mendapatkan SK aktif kembali dari Bagian Akademik yang ditandatangani Direktur Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.
  4. Melakukan regristasi dan mengisi KRS di semester yang akan berjalan.

 

  1. Evaluasi  Dan  Penilaian
  2. Tujuan Evaluasi

Evaluasi dilakukan untuk menilai penguasaan mahasiswa terhadap  bahan bahasan yang disajikan dalam kuliah. Evaluasi juga dilakukan sebagai umpan balik dalam usaha memperbaiki dan meningkatkan kualitas hasil proses belajar mengajar.

  1. Pelaksanaan Evaluasi

Evaluasi dilaksanakan pada pertengahan semester dalam bentuk ujian tengah semester (UTS) dan ujian akhir semester (UAS) serta penilaian penilaian kompetensi (PPK) yang dilaksanakan pada akhir tahun akademik. Evaluasi dilaksanakan dalam bentuk ujian tulis dan ujian praktik sesuai dengan tahapan pencapaian kompetensi.

  1. Persyaratan Evaluasi
  1. Mahasiswa yang terdaftar pada semester berjalan.
  2. Paling sedikit mengikuti 80% dari pelaksanaan kuliah teori dan 100% kegiatan praktik dalam 1 (satu) semester.
  3. Sudah menyelesaikan administrasi keuangan pada semester berjalan

 

  1. Keberhasilan  Studi  Mahasiswa

Keberhasilan studi dinyatakan dengan Indeks Prestasi (IP). Evaluasi keberhasilan studi dilakukan pada tiap akhir semester dan pada akhir tahun yang dinyatakan dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) sebagai bukti kelulusan mahasiswa dari Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya.

Setiap mahasiswa yang dinyatakan lulus, mendapat predikat sesuai dengankeputusan menteri pendidikan Nasional  nomor 323/U/2000 tentang pedoman penyusunan kurikulum pendidikan tinggi dan penilaian hasil belajar mahasiswa sebagai berikut:

  1. IPK 2,00 – 2,75 : memuaskan
  2. IPK 2,76 – 3,50 : sangat memuaskan
  3. IPK 3,51 – 4,00 : dengan pujian

 

  1. Batas Waktu Studi

Batas waktu studi di Program Studi Diploma III KebidananTasikmalaya sekurang-kurangnya adalah 6 semester dan selama-lamanya dapat ditempuh 10 semester. Bagi mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan studi sesuai dengan batas waktu, maka kepada mahasiswa tersebut akan diberikan Surat Keputusan (SK) Direktur Poltekkes Tasikmalaya dan dinyatakan Drop Out.

 

  1. Ijazah dan Transkrip Nilai

     

     

    1. Ijazah diberikan kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan studi sebagai tanda bukti kelulusannya,
    2. Transkip nilai diberikan kepada lulusan bersamaan dengan ijazah. Transkrip nilai memuat identitas mahasiswa dan nilai yang dicapai berdasarkan mata kuliah yang telah diikuti dan diselesaikan selama belajar di Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya.

 

  1. Legalisir Ijazah dan Transkrip Nilai

Prosedur Legalisir Ijazah dan Transkrip Nilai:

  1. Alumni menyerahkan foto copy ijazah/transkip nilai maksimal sebanyak 10 (sepuluh) lembar beserta ijazah/transkrip asli ke bagian akademik.
  2. Bagian Akademik mengecek keabsahan ijazah/transkrip asli tersebut yang dibawa alumni secara langsung.
  3. Membayar biaya administrasi Rp 1.000 per lembar foto copy ijazah dan transkip. Biaya dibayarkan melalui Bank BNI atas nama Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  4. Alumni dapat mengambil ijazah/transkip nilai yang telah dilegalisir di bagian akademik setelah 1 (satu) minggu permohonan legalisir.

 

  1. Kegiatan Ekstra Kurikuler

Kegiatan ekstra kurikuler dilaksanakan sebagai penunjang kegiatan pendidikan selama mengikuti pendidikan di Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya. Kegiatan Ekstra kurikuler terdiri dari kegiatan pembelajaran English Midwifery dan kegiatan pengembangan minat dan bakat yang terintegrasi dalam kegiatan bidang Kemahasiswaan. Kegiatan Minat dan bakat terdiri dari kegiatan Olah raga dan Kesenian.

 

  1. Sanksi Akademik

Tertib proses penyelenggaraan pendidikan adalah syarat mutlak untuk menciptakan suasana belajar yang baik dan untuk menjamin tercapainya mutu pendidikan. Tertib proses pendidikan wajib dijaga dan diusahakan terus peningkatannya. Semua yang terlibat dalam proses pendidikan wajib mentaati semua akademik serta administrasi akademik dan tata tertib kehidupan kampus.

Terhadap semua pelanggaran, baik pelanggaran ketertiban kampus, maupun pelanggaran administrasi dan akademik dapat dikenakan sanksi akademik sesuai dengan etika pendidikan. Sanksi akademik adalah dikenakan kepada mahasiswa yang melakukan pelanggaran baik pelanggaran ketertiban kampus mapun pelangaran administrasi dan akademik. Sankasi akademik dapat dikenakan atas perbuatan:

  1. Ketetapan atau pernyataan dengan sengaja tidak benar yang ditulis dalam formulir biodata akan dikenakan teguran lisan maupun tulisan
  2. Dengan sengaja memalsukan dokumen atau berkas pendaftaran dikenakan sanksi teguran atau drop out. 
  3. Mahasiswa yang tidak mentaati tata tertib ujian atau melakukan kecurangan akan dikenakan sanksi :

     

     

    1. Teguran lisan
    2. Teguran tertulis melalui surat peringatan
    3. Tidak diperbolehkan mengikuti perkuliahan atau ujian (skorsing)
  4. Pemalsuan akademik seperti pencontekan, jiplakan skripsi/KTI, dan lain sebagainya dan semua bentuk kecurangan akademik baik yang dilakukan dalam mengikuti perkuliahan maupun dalam ujian dikenakan sanksi Pembatalan Ujian yang sedang diikuti.
  5. Semua pelanggaran tata tertib kehidupan kampus atau yang merusak kehidupan kampus akan dikenakan tindakan:

     

     

    1. Skorsing atau larangan mengikuti kegiatan akademik.
    2. Diserahkan pada yang berwajib.
    3. Dikeluarkan dari Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya.

 

 

 

 

 

Bab III

  •  

 

Panduan Akademik ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, untuk dijadikan sebagai pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan di Program Studi D III Kebidanan Tasikmalaya.